Jumat, 08 Februari 2013

Anas Jadi Tersangka


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad menegaskan seluruh pimpinan Lembaga Antirasuah telah sepakat untuk menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum sebagai Tersangka, namun surat perintah penyidikan kasus suap Gedung Olah Raga di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, masih belum ditekan, walau sudah disiapkan.

"Sudah sepakat, tetapi kan harus ditanda tangankan semua (Pimpinan KPK)," Ujar Abraham seusai melantik Direktur Penuntutan KPK, Ranu Mihardja, dan Sekretaris Jendral KPK, Anis Zaid Basalama, di kantornya, jum'at, 8 Februari 2013.

Abraham mengatakan KPK belum meneken surat itu lantaran tiga pimpinannya masih bertugas di luar daerah, yakni Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, dan Adnan Pandu Praja. Adnan mengaku akan mengikuti sebuah penandatangan nota kesepahaman di Selandia Baru pada pekan depan. "Tapi mudah-mudahan dalam satu atau dua (hari), tapi kita lihat sajalah nanti." Ujar dia tak melanjutkan kalimatnya.

Beredar kabar Komisi Pemberantasan Korupsi, menetapkan Anas Unrbaningrum sebagai tersangka kasus suap Proyek Gedung Olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor. Dari hasil expose KPK, kamis malam, 7 Februari 2013, sumber Tempo menyebutkan KPK meyakini Anas menerima suap yang berupa duit yang kemudian dibelikan mobil Toyota Harier pada 2010.

Menurut sumber Tempo, Anas melanggar pasal suap, karena menerima hadiah selaku penyelenggara negara. Pada saat penerimaan tersebut Anas menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat di DPR. "Dia diduga melanggar pasal 12 a dan b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi," Ujar sumber yang sempat membacakan surat perintah penyidikan Anas.

Abraham menegaskan tidak ada perbedaan pendapat maupun perpecahan dari pimpinan KPK dalam menentukan status hukum Anas. Hanya saja, "Ada hal-hal yang perlu disinergikan." Ujar dia. "Ini tidak mungkin diungkapkan kepada publik."

Saat ditanyai sejauh mana bukti dugaan gratifikasi berupa mobil Anas, Abraham belum memberikan penjelasan. "Tunggu saja nanti, kalau disampaikan sepotong-sepotong jadi tidak utuh."

Sumber : Yahoo.com

Kamis, 07 Februari 2013

Diego Michiels Pindah Agama



Pesepak bola Nasional keturunan belanda, Diego Michiels memutuskan untuk pindah agama memeluk islam, keputusan diambil Diego setelah sebelumnya berkonsultasi dengan salah satu kuasa hukumnya, Kapita Ampera.

"Hal yang mengejutkan, Diego ternyata telah menyimpan banyak referensi tentang Islam dan dia memutuskan untuk memeluk islam di bawah bimbingan saya", ujar Kapita Ampera di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (7/1).

Pada kesempatan yang sama Diego mengaku telah lama tertarik dengan Islam. Hal ini disebabkan Diego telah lama hidup dan tinggal di komunitas muslim.

Selain itu, Diego juga kata Mohammad dalam nama lengkapnya. Kini, namanya menjadi Diego Mohammad Bin Robby Michiels.

"Ketertarikan ini muri dari diri saya, tidak ada tekanan dari pihak mana pun, juga bukan karena kekasih yang juga seorang muslimah." Terang Diego.

Proses pembacaan lafal kalimat Syahadat disaksikan oleh tiga orang saksi yaitu, Riandy Rusman, Vidi Galenso dan Elza Sharief. Diego sempat mengambil air whudlu sebelum mengucapkan kalimat Syahadat.

Sumber Yahoo.com

Kamis, 10 Januari 2013

Dua Juta Makanan di Buang di Eropa dan AS

Separuh dari total makanan di dunia yaitu dua juta ton, berakhir di tempat sampah. Temuan itu adalah hasil dari penelitian lembaga inggris. Institution of Mechanical Engineers.

 
Mereka mengatakan hal itu akibat dari penyimpanan yang buruk, tanggal kadaluarsa yang ketat, penwaran pembelian dalam jumlah yang banyak dan konsumen yang "cerewet".

Temuan itu juga menemukan bahwa 30 persen sayuran di inggris tidak di panen karena penampakan fisiknya.

Dr. Tim Fox dari institusi itu mengatakan jumlah makanan yang dibuang sangat "mengejutkan".

Sia-sia Sumber Daya.

Laporan bahwa antara 30 persen sampai 50 persen dari empat juta ton makanan yang di produksi di seluruh dunia setiap tahunnya menjadi sampah. Separuh makanan yang dibeli di Eropa dan AS akhirnya justru dibuang oleh pemiliknya.

Dr. Fox kepala Energi dan Lingkungan di Institusi itu mengatakan "Jumlah makanan yang terbuang dan hilang di dunia sangat mengejutkan. Ini adalah makanan yang dapat digunakann untuk memberi makan populasi dunia, dan jugan mereka yang kelaparan. Hal ini juga menyia-nyiakan tanah, air dan sumber daya energi yang digunakan untuk produksi, pengolahan dan distribusi makanan."

Alasan akan situasi ini berkisar dari kurangnya keterampilan tehnik dan praktik pertanian, transportasi dan infrastruktur penyiapan yang tidak layak hingga supermarket yang menuntut makanan yang sempurna secara kosmetis dan mendorong konsumen utnuk membeli melalui tawaran beli satu dapat satu gratis.

Pertumbuhan Populasi.

Laporan itu : Global Food: Waste Not, Wante Not, juga menemukan bahwa air dalam dalam jumlah besar yaitu 550 miliar meter kubik, digunakan untuk menanam pangan yang akhirnya tidak pernah dimakan.

Institusi itu mengataka produk air dan makanan mencapai 10 hingga 13 triliun meter kubik pertahun pada 2050.

PBB memperkirankan akan ada tiga miliar mulut tambahan yang harus dimakan pada 2075 karena populasi global akan membengkak menjadi 9,5 miliar.

Dr. Fox mengatakan "Saat ini air, tanah dan sumber daya energi berada dalam tekanan luar biasa karena bersaing dengan tuntutan manusia, para insinyur memiliki peran penting untuk mencegah hilang dan sia-sianya makanan dengan cara mengembangkan cara-cara efisien dalam menanam, mengolah dan menyimpan makanan.

"Tetapi agar hal itu terjadi pemerintah, lembaga-lembaga dan dan organisasi pengembangan seperti PBB harus bekerja sama untuk membantu mengubah paradigma orang dalam membuang makanan dan menentang praktik-pratik mubazir oleh petani, produsen, supermarket dan konsumen."


Sumber : Kompas. com
 

Rabu, 02 Januari 2013


Selasa, 01 Januari 2013

Facebook Smile Code